
Tujuan menulis itu,
Hanyalah cuma satu.
Hanyalah cuma satu.
Untuk mengajak manusia,
Kembali menjadi hambaNYA,
Supaya dosa-dosa lalu ditangisi,
Lalu redha Allah kembali dicari.
Tulisan kita,
Bukan untuk menjatuhkan orang,
Bukan pula untuk memuji orang,
Kita bukan hamba emosi.
Kita cuma hamba Ilahi.
Ramai manusia hebat berbicara,
Namun tidak pula dia melaksana,
Yang tinggal cuma kata-kata,
Tidak diambil nilai untuk dirinya.
Maka sia-sia ucapannya,
Tidak beri manfaat apa-apa.
Jagalah hati kita,
Jangan cari dunia.
Jangan di pentas dunia,
Kita lantang berbicara.
Namun di pentas akhirat pula,
Kita akhirnya bergelar pendusta.
Hati yang bimbang itu,
Akan berjaga-jaga selalu.
Hati bergelumang dunia,
Memang suka berbohong saja.
Bimbinglah hati kita,
Saat menukilkan kata-kata,
Saat menukilkan kata-kata,
Biar kita buat dulu amalannya,
Barulah setelah itu kita berbicara,
Itulah kunci penulisan yang berjaya,
I'Allah tulisan itu akan bawa makna.
(Wardatul Khaulah, 2016)
No comments:
Post a Comment